Selasa, 26 Mei 2026

Kesaksian sukarelawan...

Kesaksian salah satu aktivis yang ikut dalam Global Sumud Flotilla Javi Aparente. Ia menuturkan kesaksiannya mengenai kebiadaban dan kebrutalan penjajah israel, dalam menyiksa para aktivis Global Sumud Flotilla. Apatah lagi kepada tawanan Gaza Palestina pasti lebih luar biasa siksaannya.

Berikut kesaksiannya yang terdapat di dalam video:
“Kami ditempatkan di semacam penjara terbuka yang dibentuk dari enam kontainer. Tiga kontainer digunakan untuk tidur, dan satu lainnya sebagai pintu masuk.

Saat mereka datang untuk menghitung kami kemarin, mereka memanggil nama Saif terlebih dahulu dan membawanya ke kontainer pintu masuk. Setelah itu, kami dipanggil satu per satu, diminta menyebutkan nama, lalu dipaksa berlutut dengan tangan di atas kepala.

Ketika kami berlutut, mereka meminta Thiago untuk menyingkirkan alas agar kami berlutut langsung di atas logam, bukan di atas alas. Thiago menolak. Mereka kembali memaksanya berlutut, lalu meminta saya melakukan hal yang sama, dan saya juga menolak.

Kemudian mereka membawa saya ke tempat Saif berada. Sebelumnya sudah ada tiga orang lain yang juga menolak. Saif terbaring di lantai dengan tangan terikat di belakang. Mereka melakukan hal yang sama kepada saya, mengikat tangan saya, mendorong saya, dan menggeledah saya dengan kasar. Mereka menekan kepala kami ke lantai dan menginjak kami.

Saat itu, orang lain juga dibawa masuk hingga kami berjumlah lima orang. Saif berteriak karena ikatan di tangannya sangat kencang hingga ia tidak bisa merasakan tangannya. Ketika mereka mencoba melonggarkan ikatan itu, mereka justru melukainya lebih parah, menginjaknya dan menggunakan gunting dengan kasar hingga menyakitinya.

Kami dibiarkan terbaring di lantai cukup lama. Saif juga mengeluh kesulitan bernapas. Kami mencoba menoleh, tetapi mereka memaksa kami melihat ke arah berlawanan agar tidak bisa saling melihat.

Setelah beberapa waktu, saya dan satu orang lain dibawa kembali, sementara Saif dan dua lainnya dimasukkan ke sel isolasi dan itu terakhir kali kami melihat mereka. Sebelumnya, Tony, Sameer, dan Richard juga telah dibawa ke isolasi. Richard dipukul dengan keras karena memimpin yel-yel, dan kami mendengar teriakannya.

Kami kemudian berjumlah enam orang dalam sel isolasi. Kami mulai mengorganisir aksi duduk sebagai protes, menuntut kebutuhan dasar seperti pembalut, air tambahan, dan pembebasan rekan-rekan kami.

Kami berjumlah 181 orang, sementara satu kontainer hanya bisa menampung sekitar 40 orang. Sekitar 60–70 orang harus tidur di luar. Pada suatu titik malam, mereka membanjiri lantai sehingga kami tidak bisa tidur.

Melalui pengeras suara, mereka mengatakan kami akan dipindahkan ke kapal lain, namun kami tidak tahu ke mana kami dibawa. Saat mereka datang lagi, kami kembali melakukan aksi duduk dan menolak bekerja sama tanpa bukti bahwa rekan-rekan kami masih hidup.

Mereka menjadi sangat kasar, menyeret orang-orang. Kami terus meneriakkan slogan. Karena saya memimpin teriakan, mereka menargetkan saya.

Mereka menginjak leher saya dengan keras agar saya berhenti berteriak, lalu menyeret saya ke kontainer. Saya tidak bekerja sama, sehingga mereka mengangkat saya dari tangan dan kaki. Saat masuk ke kontainer, mereka menjatuhkan saya di ambang pintu hingga leher saya terluka.

Mereka meminta saya masuk sendiri, saya menolak, lalu mereka mendorong saya masuk. Begitu berada di dalam kegelapan kontainer, mereka mulai menendang saya, di punggung, samping, hingga akhirnya ke wajah dan hidung saya. Saya mendengar suara retakan.”

Sumber: Quds News Networks
_____________

Simak kabar Palestina di channel Telegram:

πŸ‡΅πŸ‡Έ Halopalestina
✅ Join Channel: https://t.me/halopalestinacom

Renungan Arofah....

*Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ْΩ…َΩ†ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ِيْΩ…*

*πŸ‚” KALAU HARI ARAFAH ВАК MENGGUNCANG HATIMU, MAKA RENUNGKAN INI*

Fawaid Syaikh Dr. Abdussalām Asy-Syuwai'ir
 Ψ­ΩΨΈΩ‡ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨͺΨΉΨ§Ω„ΩŠٰ_*

Hari kesembilan Dzulhijjah bukanlah hari biasa

la adalah hari ketika banyak hati kembali kepada Allah. Hari ketika air mata taubat jatuh tanpa dipaksa. Dan hari ketika langit dipenuhi rahmat 
serta ampunan- Nya

 Di hari ini, Allah Swt mencitainya

Bahkan Allah membanggakan penduduk bumi di hadapan para penghuni langit

Betapa agung hari ini
namun betapa ruginya seorang hamba jika hatinya tetap keras dan lalai

Sebagian ulama menukil sebuah syair yang sangat menyentuh

Introspeksi dirimu sendiri, dan jangan menyalahkan hal lain atas kekuranganmu

Karena sering kali masalah terbesar bukan kurangnya kesempatan

tetapi hati yang terlalu jauh dari Allah
maka Hari Arafah adalah hari untuk kembali

Bukan sekadar menahan lapar dan haus
tetapi juga menundukkan ego, menghancurkan kesombongan, dan menghidupkan hati yang lama mati

Allah mengampuni banyak hamba pada hari ini
kecuali mereka yang memilih menjauh dan berpaling

Maka jangan biarkan Hari Arafah berlalu seperti hari biasa

,Datangilah Allah dengan doa
,dengan taubat, dengan air mata
dan dengan hati yang benar-benar ingin pulang

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba 
yang mendapatkan ampunan-Nya di Hari Arafah

HariArafah#
 Dzulhijjah#
Muhasabah#
TazkiyatunNafs# 
NasihatIslam# 
Reminderlslam# 
KajianIslam#
 Arafah# 
Taubat# 
CintaAllah#
 Dakwahlslam#

Senin, 25 Mei 2026

Hari Arofah 1447H...

✨ Hari ini bukan hari untuk.. ✨
🚫🧹 Beres-beres rumah
πŸš«πŸ“Ί Nonton TV
πŸš«πŸ“± Nonton IG, TikTok dll
πŸš«πŸ“² Main HP
🚫🌐 Main sosial media
πŸš«πŸ–️ Jalan-jalan, wisata
🚫☕ Nongkrong² di warung, mall, pasar
πŸš«πŸ›️ Sibuk belanja
🚫😴 Tidur bermalas²an
πŸš«πŸ’Ό Sibuk urusan dunia

πŸŒ™ Karena hari ini adalah hari super istimewa..
✨ Hari ini adalah hari ARAFAH ✨
πŸ•‹ Hari Arafah bukan hari biasa.
🀲 Hari ini pintu ampunan sedang dibuka selebar-lebarnya.
πŸ”₯ Hari ini hari pembebasan dari api neraka.
πŸ‘‘ Ia adalah hari super agung dan mulia.
☁️ Hari Arafah adalah hari penduduk langit.
😭 Hari ketika air mata taubat lebih dicintai daripada gemerlap dunia.
πŸ“Ώ Hari ketika doa-doa diangkat tinggi ke langit.

🌌 Jika di malam Lailatul Qadar malaikat yang turun, maka pada Hari Arafah...
✨ Allah sendiri yang turun ke langit dunia.
πŸ“– Jika keberadaan malam Lailatul Qadar tidak Allah ungkap, maka pada Hari Arafah...
πŸŒ™ Allah ungkap hari tersebut.
πŸ’› Maka jangan lewatkan hari Arafah
πŸ₯Ί Dengan hati yang kosong.
🀍 Berpuasalah..
🀲 Perbanyak istighfar.
πŸ“Ώ Perbanyak dzikir.
πŸ™ Perbanyak doa.
πŸ“– Perbanyak membaca Al-Qur'an.

✨*DOA INDAH DI HARI MULIA*✨

• Ya Allah, berikan keberkahan pada waktuku dan produktivitasku.

*• Ya Allah, berkahilah rezekiku dan jadikanlah ia halal serta baik.*

• Ya Allah, jadikan aku orang yang bersyukur saat lapang dan bersabar saat sulit.

*• Ya Allah, hilangkanlah kegelisahan, kecemasan, dan kesedihanku.*

• Ya Allah, gantilah kesulitan dengan kemudahan dan pahala.

*• Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang sepenuhnya bertawakal kepada-Mu.*

• Ya Allah, jangan biarkan hatiku terlalu terikat pada dunia ini.

*• Ya Allah, berikan aku keikhlasan dalam setiap niat dan perbuatanku.*

• Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang mencintai-Mu dan yang Engkau cintai.

*• Ya Allah, jagalah lisanku dari berbohong, menggunjing, dan menyakiti orang lain.*

• Ya Allah, penuhilah hatiku dengan rasa cukup dan rasa syukur atas segala yang Engkau berikan kepadaku.

*• Ya Allah, izinkan aku masuk ke dalam surga tanpa hisab dan tanpa azab.*

• Ya Allah, jadikan surga sebagai rumah abadiku dan karuniakan kepadaku derajat tertinggi, yaitu Surga Firdaus.

*• Ya Allah, kuatkan ikatan di antara keluarga dan hilangkan kebencian dari hati kami.*

• Ya Allah, berikan aku kesempatan untuk menunaikan Umrah dan Haji berkali kali.

*• Ya Allah, izinkan aku berkali-kali mengunjungi Rumah-Mu yang suci (Ka’bah) dengan keikhlasan dan kemudahan.*

• Ya Allah, terimalah setiap langkah yang kuambil menuju ketaatan kepada-Mu.

*• Ya Allah, tulislah aku termasuk orang-orang yang melayani dan membela agama-Mu.*

• Ya Allah, jadikan aku sumber petunjuk dan kebaikan bagi orang lain.

*• Ya Allah, ringankanlah penderitaan kaum Muslimin di seluruh dunia.*

• Ya Allah, berikan kemenangan, keselamatan, dan kedamaian kepada orang-orang yang tertindas.

*• Ya Allah, sembuhkanlah kaum Muslimin yang sakit dan rahmatilah mereka yang telah wafat.*

• Ya Allah, satukanlah umat Islam di atas kebenaran dan kebaikan.

*• Ya Allah, lindungilah para pemuda umat ini dan tuntunlah mereka ke jalan-Mu.*

• Ya Allah, berkahilah ilmuku dan jadikanlah ia bermanfaat.

*• Ya Allah, bantulah aku mencari ilmu dengan ikhlas karena-Mu.*

• Ya Allah, terimalah semua doaku, bahkan doa-doa yang tidak terucap.

*• Ya Allah, terimalah amalan puasa arafah ku dan ampuni dosa dosaku*.

• Ya Allah, jadikan Al-Qur’an sebagai cahaya bagi hatiku dan petunjuk bagi hidupku.

*• Ya Allah, bantulah aku berpuasa dengan keikhlasan dan kesabaran.*

• Ya Allah, berikan aku keistiqamahan dalam shalat dan kekhusyukan di setiap doa dan ibadahku.

*• Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang sering mengingat-Mu.*

• Ya Allah, teguhkan aku di atas tauhid dan lindungilah aku dari syirik dan bid’ah.

*• Ya Allah, berkahilah kedua orang tuaku dengan kesehatan, ampunan, dan Surga Firdaus.*

• Ya Allah, karuniakan keluargaku persatuan, cinta, dan keberkahan.

Ya Allah, anugerahkan segera keturunan kepada anak anakku yg sholeh/a
Sehat dan qurota a'in

• Ya Allah, berkahilah pernikahanku dengan cinta, kasih sayang, dan saling pengertian.

*• Ya Allah, karuniakan aku dan orang-orang yang kucintai keturunan yang saleh dan bertakwa.*

• Ya Allah, lindungilah rumah kami dari masalah, dari pandangan hasad (‘ain), dan dari godaan setan.

*• Ya Allah, anugerahkan aku akhir hidup yang indah dan jadikan kata-kata terakhirku adalah syahadat.*

• Ya Allah, izinkan aku bertemu dengan-Mu dalam keadaan Engkau ridha kepadaku.

*• Ya Allah, jadikan kuburku luas, tenang, dan dipenuhi cahaya.*

• Ya Allah, angkatlah catatan amalanku di antara orang-orang yang saleh dan simpanlah ia di ‘Illiyyin.

*• Ya Allah, mudahkanlah bagiku pertanyaan di dalam kubur.*

• Ya Allah, wafatkan aku dalam keadaan beribadah dan bangkitkan aku kembali dalam keadaan yang sama.

*• Ya Allah, lindungilah aku dari rasa takut, panik, dan kegentaran pada Hari Kiamat.*

• Ya Allah, tempatkanlah kitab catatan amalanku di tangan kananku.

*• Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang bergembira ketika melihat catatan amalku

• Ya Allah, jadikan amal baikku berat di timbangan (Mizan).

*• Ya Allah, ampuni semua dosaku, yang lalu, yang sekarang, dan yang akan datang.*

• Ya Allah, bersihkan hatiku dari kesombongan, iri hati, dan kemunafikan.

*• Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang benar-benar bertaubat dan tidak kembali pada dosa.*

Aamiin Allahumma aamiin


Sabtu, 07 Maret 2026

Syaikh Yasin....


Syeikh Yasin (Syeikh Ahmad Yasin), tokoh perjuangan Palestina, dikenal dengan pemikirannya yang sangat menekankan pada kekuatan iman, kesabaran, dan keteguhan hati. Salah satu kutipan beliau yang paling ikonik dan sering dikutip terkait perjuangan adalah:
"Perjuangan itu bukan hanya dengan senjata, melainkan dengan tarbiyah (pendidikan) dan iman yang kokoh."

Berikut adalah beberapa poin utama dari pemikiran beliau mengenai esensi sebuah perjuangan:
1. Kemenangan Berawal dari Masjid
Beliau percaya bahwa perjuangan fisik tidak akan berhasil tanpa fondasi spiritual yang kuat. Beliau sering menekankan bahwa pembebasan suatu negeri dimulai dari pembebasan diri dari hawa nafsu dan kedekatan kepada Sang Pencipta. Baginya, generasi yang akan menang adalah generasi yang meramaikan salat Subuh berjemaah di masjid.

2. Kekuatan Kehendak (Al-Iradah)
Beliau sering berpesan bahwa kelemahan fisik bukanlah penghalang bagi besarnya pengaruh seseorang. Meski menghabiskan sebagian besar hidupnya di kursi roda karena kelumpuhan, beliau membuktikan bahwa:
Tekad yang kuat jauh lebih mematikan daripada senjata canggih.
Penderitaan dan penjara justru menjadi "bahan bakar" yang memperluas jangkauan dakwah dan perjuangannya.

3. Cinta Syahid
Salah satu ungkapan beliau yang sangat menggetarkan terkait pengorbanan adalah:
"Kami mencintai kematian sebagaimana musuh-musuh kami mencintai kehidupan."
Pernyataan ini bukan berarti mencari kematian dengan sia-sia, melainkan keberanian untuk tidak takut kehilangan nyawa demi mempertahankan prinsip, kebenaran, dan tanah air.

4. Perjuangan adalah Proses Panjang
Syeikh Yasin mengajarkan bahwa perjuangan tidak selalu membuahkan hasil dalam semalam. Beliau menanamkan mentalitas "napas panjang", di mana setiap langkah kecil dalam mendidik generasi muda adalah bagian dari kemenangan besar di masa depan.
Perkataan-perkataan beliau cenderung bersifat membangkitkan martabat (izzah) dan mengingatkan bahwa kekuatan sejati manusia terletak pada hubungannya dengan Tuhan dan integritas moralnya.

Wallahu a'lam 

Kamis, 05 Maret 2026

Mengapa perlu talaqqi Al-Quran?....

Rasulullah Saw setiap bulan Ramadhan selalu ditalaqqi oleh malailat Jibril. Fenomena ini dalam khazanah hadist dikenal juga dengan istilah Al-Mu'aradhah (saling menyetorkan hafalan). 

Talaqqi antara Nabi dan Jibril adalah metode validasi wahyu, mekanisme teknis untuk memastikan kebenaran mutlak Al-Qur'an tetap terjaga.

​Berdasarkan hadist sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibnu Abbas RA:

​1. Frekuensi dan Waktu

​Rasulullah SAW bertemu dengan Malaikat Jibril setiap malam di bulan Ramadhan. Jibril AS mendatangi Nabi untuk mengecek dan memperkuat hafalan Al-Qur'an beliau.

"Dahulu Jibril mendatangi Nabi SAW pada setiap malam di bulan Ramadhan, lalu ia melakukan mudarasah (mempelajari/menyimak) Al-Qur'an bersama beliau." (HR. Bukhari)

​2. Tahun Terakhir (Al-'Ardhah al-Akhirah)

​Pada tahun terakhir kehidupan Rasulullah SAW, Malaikat Jibril melakukan talaqqi/mu'aradhah ini sebanyak dua kali (biasanya hanya sekali). Ini menjadi isyarat bahwa ajal beliau sudah dekat dan Al-Qur'an telah sempurna susunannya.

​3. Hubungan dengan "Haqqa Tilawatihi" (QS Al-Baqarah Ayat 121)

  • Standardisasi Wahyu: Proses talaqqi ini memastikan bahwa Al-Qur'an yang sampai ke kita adalah murni, tanpa ada pengurangan atau penambahan satu huruf pun. Ini adalah bentuk tertinggi dari Haqqa Tilawatihi (membaca dengan sebenar-benar bacaan).
  • Keteladanan Nabi: Meskipun Nabi adalah penerima wahyu, beliau tetap "menyetorkan" hafalannya kepada Jibril. Ini mengajarkan kita bahwa dalam mempelajari Al-Qur'an, seseorang tetap butuh guru (talaqqi) agar tidak terjebak pada hawa nafsu sendiri.

Talaqqi adalah sistem "Sanad" atau rantai transmisi yang tidak dimiliki oleh kitab suci lain di dunia.

Estafet Talaqqi: Dari Jibril ke Seluruh Umat
Proses yang terjadi antara Nabi dan Jibril di bulan Ramadhan itu kemudian direplikasi oleh Nabi kepada para Sahabatnya.

Ada dua kategori Sahabat dalam menerima Al-Qur'an:
Kuttabul Wahyi (Penulis Wahyu): Seperti Zaid bin Thabit dan Ali bin Abi Thalib yang mencatat setiap ayat yang turun.
Al-Qurra' (Para Penghafal): Sahabat yang mendedikasikan hidupnya untuk menyetorkan hafalan langsung ke lisan Nabi.
Umat Umum: Yang mendengar bacaan Nabi saat shalat atau khutbah.

Setelah Rasulullah SAW wafat, para Sahabat sangat teliti. Ketika mengumpulkan Al-Qur'an (Mushaf Usmani), mereka menggunakan standar "Dua Saksi":
Saksi Hafalan: Harus ada minimal dua orang yang hafal ayat tersebut.
Saksi Tulisan: Harus ada catatan tertulis yang dibuat di hadapan Nabi saat ayat itu turun.

Dalam ilmu hadist dan Al-Qur'an, ada kaidah terkenal dari Abdullah bin Mubarak:
"Sanad adalah bagian dari agama. Jika bukan karena sanad, maka setiap orang akan berkata (tentang agama) sesuka hatinya."

Tanpa sistem talaqqi dan sanad, Al-Qur'an bisa saja diubah-ubah oleh mereka yang ingin "menyenangkan" pihak lain atau mengikuti tren zaman (hawa nafsu). Namun, karena ada sistem setoran hafalan (mu'aradhah) seperti yang dilakukan Nabi dan Jibril, orisinalitasnya terkunci rapat.

Wallahu a'lam 

Kamis, 26 Februari 2026

Pintu-Pintu Surga....

Berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, jumlah pintu surga ada 8 (delapan) pintu.

"Di surga terdapat delapan pintu, di antaranya ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan, tidak ada yang memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa." (HR. Bukhari)


​Nama-Nama Pintu Surga

​Para ulama, seperti Ibnu Hajar Al-Asqalani, menyimpulkan nama-nama pintu ini berdasarkan isyarat dalam berbagai hadis sahih:

  1. Pintu Shalat (Babus Shalah): Dikhususkan bagi mereka yang menjaga dan mendirikan shalat dengan istikamah.
  2. Pintu Jihad (Babul Jihad): Diperuntukkan bagi para pejuang di jalan Allah.
  3. Pintu Ar-Rayyan: Pintu istimewa bagi orang-orang yang rajin melaksanakan ibadah puasa.
  4. Pintu Sedekah (Babus Shadaqah): Bagi mereka yang dermawan dan rutin mengeluarkan hartanya di jalan Allah.
  5. Pintu Al-Aiman: Disebut juga pintu bagi orang yang bertawakal, yakni mereka yang masuk surga tanpa hisab.
  6. Pintu Al-Kazhimina Al-Ghaizha wa Al-Afina 'aninnas: Bagi orang-orang yang mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain.
  7. Pintu Taubat (Babut Taubah): Pintu yang senantiasa terbuka bagi mereka yang kembali kepada Allah dengan penyesalan yang tulus sebelum ajal menjemput.
  8. Pintu Dzikir/Ilmu: Sebagian ulama menyebutkan pintu ini bagi mereka yang menghabiskan hidupnya untuk menuntut ilmu dan berdzikir kepada-Nya.

​Ada satu golongan manusia yang sangat istimewa, yakni mereka yang boleh memilih untuk masuk dari pintu mana saja yang mereka sukai. Salah satu contohnya menyempurnakan wudhu lalu membaca doa syahadat, atau bagi seorang istri yang taat pada Allah dan suaminya.

Wallahu a'lam 

Rabu, 25 Februari 2026

Syafaat di Yaumil Mahsyar...

Syafaat adalah pertolongan yang diberikan oleh pihak tertentu kepada hamba Allah atas izin dan rida-Nya. Allah Swt. menegaskan syarat utamanya dalam surat Al-Baqarah ayat 255:
"Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya."

Berikut adalah golongan yang diberikan otoritas oleh Allah Swt. untuk memberikan syafaat di Yaumil Mahsyar:
1. Nabi Muhammad Saw. (Syafaat Al-Uzhma)
Ini adalah syafaat terbesar yang hanya dimiliki oleh Rasulullah Saw. Saat seluruh manusia merasa cemas di padang Mahsyar, beliau bersujud kepada Allah agar proses hisab segera dimulai. Selain itu, beliau memberikan syafaat bagi: Umatnya yang masuk surga tanpa hisab;
Umatnya yang berdosa besar agar keluar dari neraka; Peningkatan derajat penghuni surga.

2. Para Nabi dan Rasul Lainnya
Setelah Syafaat Al-Uzhma, para Nabi lainnya juga diizinkan memberikan pembelaan kepada umat mereka masing-masing yang memiliki benih iman di hatinya.

3. Malaikat
Malaikat memohonkan ampunan dan syafaat bagi orang-orang beriman sesuai dengan perintah Allah Swt.

4. Al-Qur'an dan Amal Saleh
Bukan hanya makhluk bernyawa, amalan tertentu juga akan "menjelma" menjadi pembela:
Al-Qur'an: Terutama surah Al-Baqarah dan Ali Imran yang disebut sebagai Az-Zahrawan (dua yang cemerlang), serta surah Al-Mulk.
Puasa: Dalam hadits disebutkan bahwa puasa akan berkata, "Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkan aku memberi syafaat baginya."

5. Para Syuhada (Orang yang Gugur Syahid)
Seorang syahid diberikan hak oleh Allah untuk memberikan syafaat kepada 70 orang anggota keluarganya.

6. Orang-Orang Saleh dan Anak Kecil
Ulama dan Wali Allah: Doa dan kedekatan mereka dengan Allah menjadi wasilah bagi pengikutnya.
Anak-anak yang Meninggal Sebelum Baligh: Mereka akan menunggu orang tuanya di pintu surga dan menolak masuk kecuali bersama orang tuanya.

Syarat mendapatkan Syafaat berdasarkan tinjauan akidah, syafaat tidak bersifat otomatis. Ada dua pilar utama agar syafaat berlaku:
Izin dari Allah bagi yang memberi syafaat, dan
Ridho dari Allah bagi yang diberi syafaat (yakni mereka yang meninggal dalam keadaan bertauhid/tidak menyekutukan Allah).

Wallahu a'lam