Dalam waktu kurang dari satu jam, mereka masuk, menculik, lalu keluar membawa seorang presiden dari tengah-tengah pasukannya, serta istrinya dari istana kekuasaan. Tanpa perlawanan. Tanpa baku tembak. Bahkan tanpa satu pun gambar yang bisa mengguncang narasi.
Namun di hadapan Jalur Gaza, seluruh “keperkasaan” itu justru mengecil.
Jalur Gaza menghadapi perang pemusnahan total: pengeboman dari udara, blokade dari laut, penggunaan senjata terlarang, teknologi pengintaian canggih, satelit, serta dukungan militer dan intelijen dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Jerman.
Dan meski demikian: tidak ada pendaratan pasukan, tidak ada penculikan, dan tidak satu pun komandan Al-Qassam yang ditangkap hidup-hidup.
Di sinilah semua perbandingan runtuh, dan kebenaran telanjang tersingkap:
kekuatan bukan semata pada senjata,
tetapi pada siapa yang berdiri di balik laras senapan.
Para aktivis mengatakannya dengan getir namun jujur:
“Mereka mampu menculik seorang presiden dari tengah-tengah pasukannya,
tetapi tidak mampu menangkap satu tawanan pun dari Gaza.”
Dan Nazih Al-Ahdab mengatakannya dengan kejelasan yang menusuk:
Kecaman bukanlah pada Amerika, karena ia adalah sistem yang lahir dari pembantaian, tetapi pada negara-negara yang terbakar secepat puntung rokok, jatuh bahkan sebelum diuji.
Adapun seluruh kebanggaan adalah milik rakyat Palestina. Para pemimpin yang gugur di medan juang, bukan di sel penjara. Perlawanan yang bertempur melawan aliansi global terkuat namun tidak pernah ditaklukkan.
Betapa besar engkau, wahai Jalur Gaza.
Dan betapa kecil dunia di hadapanmu.
Sebuah tanah air yang bernyanyi di luar kawanan.
Jurnalis israel, Yossi Yehoshua: Meskipun kami mengerahkan satu juta tentara dan ribuan tank, pesawat, dan kapal perang, kami tidak benar-benar mengalahkan Hamas. Di medan perang, kami tidak meraih kemenangan yang nyata. Fakta ini harus disadari oleh semua orang.
Surat kabar Haaretz pada 2 Jan 2026 meliput bahwa Bank israel mengatakan bahwa biaya perang telah mencapai 352 miliar shekel, atau 110 miliar dolar Amerika.
Sumber dari grup Telegram

Tidak ada komentar:
Posting Komentar