Senin, 27 Juli 2026

Mereka Membohongi Kalian...



Katanya kesepakatan Gencatan Senjata. Namun video di atas menggambarkan bagaimana seorang Putri Farouk Ramadan mengucapkan salam perpisahan kepada ayahnya yang gugur setelah ditembak pasukan penjajah saat berusaha mempertahankan Desa Tel dari serangan milisi pemukim israel.

Jalan-jalan di Jalur Gaza terus dibasahi darah para korban jiwa setiap jam. 

Duka kehilangan menyelimuti rumah-rumah dan tenda-tenda pengungsian setiap hari. Luka itu tampak dari tatapan anak-anak yatim dan suara perut mereka yang kosong. Sebab, penjajah israel tidak pernah menghentikan genosida di Jalur Gaza, bahkan untuk satu hari pun.

Seorang pemuda Palestina meluapkan teriakan yang dipenuhi amarah dan duka, di tengah bercak-bercak darah yang berserakan di Kamp Pengungsi Nuseirat, setelah pembantaian yang dilakukan pasukan pendudukan Israel. Serangan tersebut mengakibatkan delapan warga Palestina gugur. 

Sumber dari Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza:

Dalam 24 jam terakhir, rumah-rumah sakit di Jalur Gaza menerima:
- 12 orang meninggal dunia
- 12 orang terluka

Sejak gencatan senjata (11 Oktober):
- Total korban jiwa: 1.180 orang
- Total korban luka: 3.810 orang
- Total jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan atau lokasi terdampak: 802 jenazah

Akumulasi korban sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober 2023:
- Total korban jiwa: 73.305 orang
- Total korban luka: 173.918 orang

#MerekaTelahMembohongiKalian
____________
Simak kabar Palestina di channel Telegram:
🇵🇸 Halopalestina
✅ Join Channel: https://t.me/halopalestinacom



Tidak ada komentar: