Senin, 02 Juni 2025

602 Hari Kondisi Gaza...


Biro Media Pemerintah merilis statistik terbaru mengenai genosida yang dilakukan penjajah israel ke Jalur Gaza yang berlangsung selama 602 hari – dari Sabtu, 7 Oktober 2023 hingga Ahad, 30 Mei 2025, sebagai berikut: (The world is still keeping silent)

📌 Pertama: Data Demografi dan konteks umum
🔻 Lebih dari 2,4 juta orang di Jalur Gaza mengalami genosida, kelaparan dan pembersihan etnis.

🔻 602 hari genosida dan pembersihan etnis terjadi terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

🔻 Lebih dari 88% kerusakan menyeluruh yang disebabkan oleh penjajah israel di Jalur Gaza.

🔻 Lebih dari 62 milyar dolar total kerugian awal genosida.

🔻 77% luas Jalur Gaza dikuasai penjajah israel dengan cara invasi, penembakan dan pengusiran.

🔻 46 kali penjajah israel mengebom Al-Mawashi, daerah yang mereka klaim sebagai “zona aman”.

🩸 Kedua: Jumlah korban meninggal dunia, hilang dan pembantaian
🔻 Lebih dari 63.000 total jumlah korban meninggal dunia dan hilang sejak awal genosida.

🔻 54.321 total korban meninggal dunia yang telah dievakuasi ke rumah-rumah sakit sejak awal genosida.

🔻 Lebih dari 9.000 orang hilang, diantaranya para korban meninggal dunia yang masih tertimbun di bawah reruntuhan dan mereka yang belum diketahui nasibnya.

🔻 Lebih dari 18.000 anak-anak meninggal dunia. 16.854 anak meninggal dunia telah dievakuasi ke rumah-rumah sakit.

🔻 Lebih dari 12.400 wanita meninggal dunia. 8.968 wanita meninggal dunia telah dievakuasi ke rumah-rumah sakit.

🔻 Lebih dari 7.950 ibu meninggal dunia.

🔻 932 anak yang berusia di bawah 1 tahun meninggal dunia.

🔻 356 bayi yang lahir meninggal dunia selama genosida.

🔻 1.580 petugas medis meninggal dunia akibat dibunuh penjajah israel.

🔻 115 personil tim SAR meninggal dunia akibat dibunuh penjajah israel.

🔻 220 jurnalis meninggal dunia akibat dibunuh penjajah israel.

🔻 754 polisi dan polisi dan aparat keamanan meninggal dunia akibat dibunuh penjajah israel.

🔻 Lebih dari 15.000 total pembantaian secara umum.

🔻 lebih dari 14.000 keluarga mengalami pembantaian penjajah israel.

🔻 2.483 keluarga hilang dan terhapus dari catatan sipil (total orang yang meninggal dunia yaitu 7.120 orang)

🔻 Lebih dari 5.620 keluarga hilang dan hanya menyisakan satu anggota keluarga dari masing-masing keluarga. (total orang yang meninggal yaitu 10.151 orang)

🔻 Lebih dari 60% korban meninggal dunia adalah anak-anak, wanita dan lansia.

🔻 58 orang meninggal dunia akibat gizi buru. (53 orang di antaranya adalah anak-anak)

🔻 242 kasus meninggal dunia akibat kekurangan pangan dan obat-obatan, Sebagian besar adalah anak-anak dan lansia

🔻 26 kasus meninggal dunia pada penderita gagal ginjal, yang disebabkan kurangnya penyediaan nutrisi dan perawatan gizi yang diperlukan.

🔻 Lebih dari 300 kasus keguguran pada ibu hamil akibat kekurangan nutrisi penting.

🔻 17 orang meninggal dunia akibat kedinginan. (14 orang di antaranya adalah anak-anak)

⚕️ Ketiga: Korban luka, penawanan dan kasus-kasus kemanusiaan
🔻 123.770 total korban luka yang telah dievakuasi ke rumah-rumah sakit.

🔻 17.000 korban luka membutuhkan rehabilitasi jangka panjang.

🔻 Lebih dari 4.700 total kasus amputasi. (18 persen diantaranya adalah anak-anak)

🔻 Lebih dari 415 jurnalis luka-luka.

🔻 6.633 warga sipil mengalami penawanan sejak dimulainya genosida .

🔻 362 petugas medis ditawan.

🔻 48 jurnalis ditawan.

🔻 26 tim SAR ditawan.

🔻 Lebih dari 14.700 jumlah total janda perang (yang suaminya meninggal dunia).

🔻 Lebih dari 42,000 total anak-anak yang menjadi yatim (anak-anak yang kehilangan kedua orang tuanya atau salah satunya).

🔻 Lebih dari 2.136.000 kasus terinfeksi berbagai penyakit menular akibat pengungsian paksa.

🔻 71.338 kasus terinfeksi hepatitis.

🏥 Keempat: Sektor kesehatan
🔻 38 rumah sakit dibom penjajah israel atau hancur atau berhenti beroperasi.

🔻 82 pusat kesehatan atau puskesmas dibom penjajah israel atau hancur atau berhenti beroperasi.

🔻 164 lembaga kesehatan dibom penjajah israel atau hancur atau berhenti beroperasi.

🔻 144 mobil ambulan menjadi target serangan penjajah israel.

🔻 54 markas tim SAR menjadi target serangan penjajah israel.

📚 Kelima: Pendidikan dan lembaga akademik
🔻 149 sekolah, universitas dan Lembaga pendidikan hancur total.

🔻 369 sekolah, universitas dan Lembaga pendidikan hancur sebagian.

🔻 Lebih dari 13.000 jumlah murid gugur akibat dibunuh penjajah israel.

🔻 Lebih dari 785.000 jumlah murid yang kehilangan hak pendidikannya.

🔻 Lebih dari 800 guru dan staff pendidikan yang gugur dibunuh penjajah israel selama genosida.

🔻 Lebih dari 150 guru, akademisi dan peneliti dibunuh penjajah israel selama genosida.

🕌 Keenam: Tempat ibadah dan Pemakaman
🔻 828 masjid hancur total.

🔻 167 masjid hancur sebagian.

🔻 825 masjid hancur total.

🔻 3 gereja menjadi target serangan penjajah israel.

🔻 19 makam dihancurkan penjajah israel dari 60 makam.

🔻 2.300 jasad dicuri penjajah israel dari pemakaman.

🔻 7 pemakaman massal yang dibuat penjajah israel di dalam rumah-rumah sakit.

🔻 529 jasad yang berhasil dievakuasi dari pemakaman massal di dalam rumah-rumah sakit.

🏠 Ketujuh: Rumah dan tempat pengungsian
🔻 Sekitar 210.000 unit tempat tinggal hancur total.

🔻 Sekitar 110.000 unit tempat tinggal hancur dan tidak layak huni.

🔻 Sekitar 180.000 unit tempat tinggal hancur sebagian.

🔻 280.000 keluarga Palestina terlantar dan tidak memiliki tempat tinggal.

🔻 130.000 tenda usang dan tidak layak ditempati.

🔻 Lebih dari 2 juta warga sipil mengalami pengungsian akibat pengusiran paksa.

🔻 241 pusat penampungan pengungsi menjadi target serangan penjajah israel.

🔥 Kedelapan: Kelaparan, larangan bantuan dan pengobatan
🔻 Hingga tanggal 28 Mei 2025, 88 hari penjajah israel menutup total seluruh penyeberangan ke Jalur Gaza.

🔻 Hingga tanggal 28 Mei 2025, 50.000 truk bantuan kemanusiaan dan bahan bakar yang dilarang masuk ke Jalur Gaza oleh penjajah israel.

🔻 33 dapur umum menjadi sasaran serangan penjajah israel sehubungan dengan pemberlakuan kebijakan kelaparan penjajah israel.

🔻 44 pusat distribusi bantuan dan makanan yang menjadi sasaran serangan penjajah israel sehubungan dengan pemberlakuan kebijakan kelaparan penjajah israel.

🔻 70.000 anak terancam nyawanya akibat gizi buruk, kelaparan dan kekurangan pangan.

🔻 22,000 pasien membutuhkan pengobatan di luar Jalur Gaza dan mereka dilarang penjajah israel untuk bepergian.

🔻 Lebih dari 14.000 pasien telah menyelesaikan prosedural pemindahan dan menunggu izin dari penjajah israel untuk bepergian.

🔻 12.500 pasien kanker terancam nyawanya dan membutuhkan pengobatan.

🔻 350.000 pasien kronis terancam nyawanya akibat obat-obatan dilarang masuk oleh penjajah israel.

🔻 3.000 pasien dengan berbagai penyakit membutuhkan pengobatan di luar Jalur Gaza.

🔻 Sekitar 60.000 wanita hamil terancam nyawanya karena kekurangan perawatan kesehatan.

⚙️ Kesembilan: Infrastruktur dan fasilitas umum
🔻 719 sumur dihancurkan penjajah israel dan tidak bisa digunakan.

🔻 3.780 km panjang jaringan listrik yang dihancurkan penjajah israel.

🔻 2.105 transformator distribusi listrik di atas dan di bawah tanah dihancurkan penjajah israel.

🔻 Selama genosida, Jalur Gaza kehilangan listrik sebanyak lebih dari 1.88 milyar kilowatt-jam.

🔻 Lebih dari 330.000 panjang jaringan air yang dihancurkan penjajah israel.

🔻 Lebih dari 655.000 panjang jaringan pembungan limbah yang dihancurkan penjajah israel.

🔻 Lebih dari 2.850 km panjang jalan utama dan ruas jalan dihancurkan penjajah israel.

🔻 227 kantor pemerintahan dihancurkan penjajah israel.

🔻 46 fasilitas, taman bermain dan gedung olahraga dihancurkan penjajah israel.

🔻 206 situs arkeologi dan warisan budaya dibom penjajah israel.

🌾 Kesepuluh: Pertanian, peternakan dan perikanan
🔻 Lebih dari 2.2 juta dolar kerugian di sektor pertanian di Jalur Gaza akibat genosida.

🔻 Lebih dari 92% lahan pertanian dari total 178.000 hektar lahan pertanian, dihancurkan penjajah israel.

🔻 85.000 hektar lahan perkebunan yang ditanami sayur-mayur telah berkurang menjadi hanya 7.000 hektar saja.

🔻 Lebih dari 85% rumah kaca pertanian hancur.

🔻 405.000 ton hasil panen sayuran menurun menjadi hanya 49.000 ton saja.

🔻 100% stok ikan rusak akibat penargetan serangan ke wilayah-wilayah penangkapan ikan.

Sumber: Biro Media Pemerintahan Palestina

___

Simak kabar Palestina terkini di channel Telegram: 

🇵🇸 Halopalestina
✅ Join Channel: https://t.me/halopalestinacom

Rabu, 21 Mei 2025

Ada apa dengan Quran-ku...

Pernahkah kita jujur bertanya pada diri sendiri...

Kenapa aku begitu ringan membuka media sosial, tapi berat membuka mushaf Al-Qur’an?

Waktu berlalu begitu cepat saat scroll TikTok, Instagram, atau YouTube.
Tapi saat mulai membaca Qur’an, baru beberapa ayat saja… hatiku sudah terasa penat.

Apa yang salah?

Padahal Qur’an itu surat cinta dari Allah Swt.
Petunjuk hidup, obat hati, pelipur lara.
Tapi kenapa justru terasa asing… bahkan terkadang terasa berat?

Mungkin...
bukan karena waktunya tak ada,
tapi karena hati yang belum cinta.

Bukan karena tak sempat, 
tapi karena tak dianggap penting.

Padahal kita selalu mengadu,
tentang hidup yang rumit, hati yang resah, rezeki yang seret. Tapi masih enggan untuk kembali pada sumber ketenangan.

Coba tanya diri sendiri...

"Kalau bukan sekarang diri mulai mencintai Al-Qur’an, maka kapan lagi?"

Setiap huruf yang dibaca,
bukan hanya pahala, 
Tapi cahaya untuk hidupku.

Jangan tunggu lapang untuk membuka Qur’an.
Justru bukalah, agar kelapangan segera datang. 

Disadur dari WA grup Odoj

Kamis, 15 Mei 2025

Pray for All People in The Land of The Prophets...

The olive tree neither cries nor laughs.
It is the lady of the modest slopes.
It covers its trunk with its shade.
It does not shed its leaves in the face of a storm.
It stands as if it were sitting,
and sits as if it were standing.

Berikut adalah arti baris per baris:

 * "The olive tree neither cries nor laughs." - Ini menekankan ketidakberpihakan emosional pohon zaitun. Ia tidak menunjukkan kegembiraan atau kesedihan seperti manusia. Ini melambangkan ketenangan, ketabahan, atau bahkan kemandirian dari gejolak emosi.

 * "It is the lady of the modest slopes." - Frasa "lady" memberikan personifikasi feminin, mungkin menyiratkan keanggunan dan kelembutan, meskipun tumbuh di "modest slopes" (lereng yang sederhana). Ini bisa mengartikan bahwa keindahan dan kekuatan tidak harus ditemukan di tempat yang megah atau ekstrem.

 * "It covers its trunk with its shade." - Ini menggambarkan perlindungan diri dan kemandirian. Pohon zaitun menyediakan naungannya sendiri, tidak bergantung pada yang lain untuk perlindungan. Ini melambangkan kerendahan hati, menyembunyikan kekuatannya di balik keteduhannya.

 * "It does not shed its leaves in the face of a storm." - Ini adalah gambaran yang kuat tentang ketahanan dan kekuatan. Pohon zaitun tetap teguh dan tidak menyerah pada kesulitan atau tantangan ("storm"). Daunnya tetap melekat, melambangkan daya tahan dan kemampuan untuk bertahan hidup.

 * "It stands as if it were sitting," - Ini menciptakan citra keseimbangan dan stabilitas. Meskipun berdiri tegak, posisinya terlihat santai dan kokoh seperti sedang duduk. Ini bisa melambangkan kekuatan yang tenang dan tidak terburu-buru.

 * "and sits as if it were standing." - Baris ini adalah pembalikan dari baris sebelumnya, semakin menekankan kualitas yang abadi dan tidak berubah dari pohon zaitun. Baik berdiri maupun "duduk" (mungkin merujuk pada bentuknya yang kokoh dan berakar kuat), ia mempertahankan kehadirannya yang kuat dan stabil. Ini bisa juga mengartikan adaptabilitas dalam berbagai kondisi.

Rabu, 07 Mei 2025

You are Next Food...


Bangsa yang bodoh akan memasuki ke lubang kematian berkali-kali. Meskipun telah banyak pelajaran dan pengalaman.

Ibnu al-Athir meriwayatkan dalam kitabnya Al-Kamil fi al-Tarikh:

Ketika pasukan Mongol menyerang kota Bukhara di bawah pimpinan Jenghis Khan, mereka tidak mampu menyerbunya.

Jenghis Khan menulis surat kepada penduduk Bukhara, bunyinya: Siapa pun yang berdiri bersama kami akan selamat!

Penduduk kota terbagi menjadi dua kelompok:

Barisan pertama menolak dan bersikeras berjuang demi membela darah dan kehormatan!

Sedangkan barisan kedua menyetujui tawaran keamanan karena takut akan kebrutalan bangsa Mongol!

Lalu Jenghis Khan menulis surat kepada barisan kedua, katanya: Jika kalian membantu kami melawan mereka yang menolak, kami akan memberikan kalian kekuasaan atas negara kalian dan memungkinkan kalian untuk memerintah dan berkuasa!

Kedua belah pihak pun saling berhadapan, sedangkan pasukan Mongol berdiri di gerbang kota. Pertempuran dimenangkan oleh para pengkhianat!

Setelah menang, mereka membuka pintu lebar-lebar bagi pasukan Mongol!

Hal pertama yang dilakukan Jenghis Khan saat memasuki kota itu adalah merampas senjata mereka, lalu memerintahkan pasukannya untuk membantai mereka dan mengucapkan kata-katanya yang terkenal: "Jika kalian dapat dipercaya, kalian tidak akan mengkhianati saudara-saudara kalian demi kami orang asing!"

Jika kalian tidak mendukung perlawanan ini sebagai keyakinan dan agama, maka dukunglah sebagai kepentingan dan kebijakan, karena ia akan mengalihkan perhatian musuh kalian dari kalian. 

Jika orang bijak ingin aman dari kejahatan musuhnya, ia menguatkan orang-orang yang memusuhi musuhnya. 

Bukankah sudah jelas bahwa musuh dari musuhku adalah temanku?! Lalu bagaimana jika musuh dari musuhmu itu adalah saudaramu sendiri, bahkan saudara seagama denganmu, sedangkan kalian wajib menolongnya tanpa imbalan?! 

Demi Allah, jika perlawanan ini patah, naudzubillah, kalian akan merasakan di tangan mereka apa yang dirasakan penduduk Gaza, dan kalian telah melihat apa yang mereka rasakan!

Jangan mengejar fatamorgana normalisasi dan ilusi perdamaian, karena mereka itu para pengkhianat, yang mengasah pisau mereka sambil menandatangani dokumen perdamaian dengan pena! 

Di mata mereka, kalian tak lebih dari sekadar korban dan rampasan berikutnya. Mereka tidak akan berhenti bekerja demi impian mereka mendirikan Israel Raya yang meliputi semua rumah dan tanah air kalian!

Siapa yang kalian percaya?
Orang-orang yang berkelit kepada Allah Yang Maha Esa mengenai seekor sapi?!

Ataukah orang-orang yang dahulu membunuh Nabi yang diutus Allah kepada mereka, kemudian setelah itu mereka pergi ke pasar-pasar dan toko-toko mereka seolah-olah mereka tidak berbuat apa-apa?!

Percayakah kalian kepada orang-orang yang menggergaji Nabi Zakaria a.s. dan memberikan kepala Nabi Yahya a.s. sebagai mas kawin kepada seorang pelacur?!

Percayakah kalian kepada orang-orang yang selalu menyulut api perpecahan antara kaum Aus dan Khazraj?!

Apakah kalian percaya kepada Bani Qainuqa yang pengkhianat, Bani Nadir yang suka menipu, atau kepada penduduk Khaibar yang telah melanggar perjanjian dan bersumpah palsu?!

Apakah kalian mempercayai orang-orang yang telah diberitahukan kepada kalian oleh Tuhan kalian, bahwa mereka adalah orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap kalian?

Apakah kalian percaya pada orang-orang yang menurut Al-Qur’an akan selalu mengingkari perjanjian mereka?

Perangilah dengan tangan saudara-saudara kalian, atau suatu hari kalian akan berperang dengan tangan kalian sendiri!

Hentikan pembantaian rakyat Gaza, atau suatu hari kalian akan terbangun dan mendapati darah kalian tertumpah!

Ya Allah, aku telah menyampaikan amanat, maka saksikanlah!

Disadur dari WA oleh Adham Syarqawi