Selasa, 24 Februari 2026

Satu Celupan....

Hadist tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya (No. 2807) dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu.

​Kedahsyatan "Satu Celupan" di Surga

​Rasulullah SAW bersabda bahwa pada hari kiamat nanti, Allah akan mendatangkan seseorang yang paling menderita selama hidup di dunia, namun ia termasuk penduduk surga. Kemudian Allah memerintahkan:

"Celupkanlah ia ke dalam surga dengan satu celupan!"

​Setelah dicelupkan sekejap saja ke dalam keindahan surga, Allah bertanya kepadanya:

"Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kesengsaraan sedikit pun? Apakah engkau pernah mengalami kesulitan sedikit pun?"

​Maka hamba tersebut menjawab:

"Demi Allah, wahai Rabbku, aku tidak pernah merasakan kesengsaraan sedikit pun dan aku tidak pernah melihat kesulitan sedikit pun."

​Makna dan Pelajaran Bagi Kita

​Secara esensi, hadist ini memberikan perspektif yang sangat dalam bagi setiap manusia yang sedang diuji:

  • Relativitas Waktu dan Rasa: Penderitaan selama 60, 70, atau bahkan 100 tahun di dunia ternyata "larut" dan hilang tak berbekas hanya dengan satu detik merasakan suasana surga. Keindahan surga melumpuhkan memori rasa sakit yang paling perih sekalipun.
  • Penawar Kesedihan: Hadist ini adalah tasliyah (hiburan) dari Rasulullah SAW bagi mereka yang merasa hidupnya penuh cobaan, kemiskinan, atau penyakit yang tak kunjung sembuh.
  • Keadilan Allah: Allah tidak menyia-nyiakan kesabaran hamba-Nya. Penderitaan yang sementara akan dibayar dengan kebahagiaan yang melupakan segalanya.

​Sebagai catatan tambahan, hadist ini juga menceritakan hal sebaliknya: Orang yang paling nikmat hidupnya di dunia namun menjadi penduduk neraka, akan melupakan seluruh kenikmatannya hanya dengan satu celupan di neraka.

Wallahu a'lam 

Tidak ada komentar: